Love The Way I Work

Bandung: Siaga Sampah

in Article/Indonesia by

“Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses . “ – sumber Wikipedia.
Berdasarkan sifatnya sampah dapat dikelompokan menjadi dua, yaitu:

  • Sampah organik
  • Sampah anorganik

Kota Bandung dan Sampahnya

Tamansari Saat ini kota Bandung sedang menghadapi masalah yang serius soal sampah. Banyak sampah yang berserakan di sudut-sudut kota bahkan di jalanan kota Bandung. Sejauh pengamatan penulis, trotoar dan jalur hijau sudah beralih fungsi menjadi tempat menimbun sampah. Jika kita jalan dari arah Dago ke bawah, maka di jalur hijau ada tumpukan kantong-kantong sampah yang tidak tahu sampai kapan ada di situ. Di daerah Pasteur ada tumpukan sampah yang sudah menggunung segede truk sampah. Lebih parah lagi kalo kita ke Taman Sari. Ironis memang apalagi Taman Sari khan deket Kampus ITB.

Dampak yang Ditimbulkan

Keadaan ini tentu saja akan mengakibatkan hal-hal seperti:

  1. Mengganggu pemandangan. Kalo jalan-jalan di kota Bandung maka akan merasa tidak nyaman dengan melihat sampah di mana-mana. Predikat kota Bandung sebagai Kota Kembang kayanya bakalan berubah menjadi Kota Sampah.
  2. Menimbulkan bau yang tidak sedap. Ini dikarenakan tumpukan sampah tersebut pastinya akan menimbulkan bau yang tidak enak apalagi kalo kena air hujan. Waa makin busuk aja baunya.
  3. Mengganggu kesehatan. Sampah menjadi sarang penyakit. Banyak lalat dan hewan lainnya yang bisa menyebarkan berbagai penyakit ke kota Bandung. Ngeri juga kalo tahu-tahu ada wabah penyakit di kota Bandung akibat sampah.
  4. Menurunkan pendapatan warga kota Bandung. Bagi warga kota Bandung yang membuka warung di pinggir jalan, tentunya akan sangat terasa sekali. Bayangkan saja pasti kita merasa gak nyaman kalo masuk ke warung tapi di deketnya ada tumpukan sampah dengan bau yang tidak sedap.
  5. Menimbulkan banjir. Walaupun sudah mulai memasuki musim kemarau, tapi sesekali masih turun hujan juga di kota Bandung. Jika sampah yang menumpuk di pinggir jalan terbawa aliran air hujan, maka akan menyumbat saluran air. Tentunya akan berakibat banjir. Bayangin aja bisa-bisa terjadi genangan air sampah di kota Bandung. Iiih… ngeri…

Penyebab

Pasteur Penyebab utama masalah sampah ini adalah kota Bandung yang tidak memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA) lagi. Hal ini disebabkan ditutupnya TPA Leuwi Gajah beberapa waktu yang lalu karena sudah dianggap melebihi kapasitas. Saat ini Pemerintah Kota bandung masih mengalami kesulitan dalam mencari lahan yang dapat dijadikan TPA. Masalahnya adalah penolakan warga sekitar yang merasa terganggu dan enggan jika wilayahnya dijadikan TPA.

Alternatif Solusi

Solusi yang umum digunakan untuk mengatasi masalah sampah adalah solusi Landfill, yaitu menampung sampah dalam satu tempat. Sampah tersebut diambil oleh pemulung dan sisanya dibakar atau ditimbun untuk waktu yang lama. Solusi Landfill bukan merupakan alternatif yang sesuai, karena landfill tidak berkelanjutan dan menimbulkan masalah lingkungan (sumber Walhi). Alternatif solusi yang ditawarkan adalah:

  • Meminimalkan sampah yang dihasilkan oleh masyarakat.
    Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan barang-barang yang masih bisa digunakan dan tidak langsung dibuang atau dijadikan sampah.
  • Sampah yang dibuang harus dipilah.
    Sampah diplah berdasarkan jenisnya, misalnya saja dibagi dua yaitu sampah organik dan sampah anorganik.
  • Tiap warga diharapkan mengelola sampahnya sendiri.
    Misalnya dengan menimbun sampah di sekitar lingkungannya sendiri. Namun hal ini akan sulit dilakukan untuk wilayah yang padat karena lahan yang kosong sulit ditemukan. Solusinya bisa dengan kerjasama antar wilayah untuk menangani sampah.

Sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah kota. Namun sampah juga merupakan tanggung jawab masyarakat penghasil sampah itu sendiri. Adanya masalah sampah ini dapat diambil hal positifnya. Mungkin selama ini kita gak pernah peduli dengan sampah. Kita beraktivitas, menghasilkan sampah, ya udah buang aja. Gak peduli kemana perginya sampah kita. Kita tahunya beres dan nyaman. Padahal pengelolaan sampah gak semudah itu. Tanpa mengelolaan yang baik dan tepat, sampah akan menimbulkan masalah yang serius baik masa kini maupun masa yang akan datang.

Ayo Bandung kembalilah ke predikat Kota Kembang bahkan jauh lebih baik lagi dari masa yang sudah-sudah. 😀

Catatan: Foto sampah sengaja diperlihatkan bukan untuk membuat pembaca merasa mual atau tidak nyaman. Namun demikianlah kenyatan yang saat ini terjadi. Memang memprihatinkan dan patut mendapat perhatian serius. Terima kasih.

11 Comments

  1. Masih lebih parah Jakarta…Sampah menggunung dimana-mana, sejauh mata memandang yang tampak hanya sampah, sampah dan sampah 🙁

    Btw, landfill apa ya? Jelasin!

    (nb. Salam kenal!)

  2. mm… gajah kok diam aja yak mas, padahal tu hidungnya panjang banget, telinganya juga lebar buat dengerin gosip orang ngomongin gajah kok ga ngepek apa2 buat bandung…padahal kan disono putra putri terbaik bangsa =)

    salam kenal

  3. beneran nih … Bandung, di jalan belakang, Andir. Lewatin tumpukan sampah disana naek motor, udah lewat 100 meter juga baunya masih menyengat hidung >:P

  4. Pri…
    dari 3 ini:
    -Meminimalkan sampah yang dihasilkan oleh masyarakat.
    -Sampah yang dibuang harus dipilah.
    -Tiap warga diharapkan mengelola sampahnya sendiri.
    Lu udah buat yg mana??

    johanginting

  5. bgmn kl Leuwigajah direhabilitasi dan dipakai lagi? Kan RTRWnya membolehkan?! Kalo teknologinya SL yang beneran, disainnya bener, mbangunnya bener, ngoperasiin beneran, nggak pake ilmu “pinter-pinter”, masyarakat sekitar lokasi ikut ngawasi, pasti tidak masalah. Di Hongkong lokasi TPS-SL ini ditepinya apartemen.
    Ini kan buat kemaslahatan 7 juta warga Bandung, daripada repot-repot, pakai aja lagi Leuwigajah. usul aja, boleh kan ?!
    Henky.

  6. bagaimana, jika kita mencoba pemanfaatan sampah sebagai sumber energi, mulai dari sampah rumah tangga, produksi, bahkan sampah dari wc ( kotoran manusia ), kan sekarang lagi krisis bahan bakar, sampah bisa lho di buat sebagai sumber energi, karena sampah busuk bisa menghasilkan gas.

  7. jangan foto di taman sari donk yang di pajang….

    Lagian kalian juga ngomong2 tentang solusi,, emank ga pernah buang sampah sembarangan apa??!!

    Kalo ngomong ya dipikirin dulu atuh kang….

  8. om…

    itu kampus saya tuh,,

    gajah kan udah ngasih solusi jg…

    TP masih aja di tentang juga ama masyarakat..

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

Latest from Article

Go to Top