Love The Way I Work

Go to Borromeus

in Journal by

Pancaroba syndrome ternyata belum selesai juga nich. Masih kena efeknya nich. Mulai jum’at malem dah merasa gak fit ajah. Apalagi sepulang dari Jakarta. Rasanya cuapek buanget. Tapi tetep paksain kerja seperti biasa. Namun akhirnya… jatuh sakit juga nich. Hiks… Mulai demam sabtu pagi. Seharian gak kemana-mana. Tiduran melulu. Ke kantor bentar untuk cek email abis itu tidur lagi. Minggu dah mulai baikan tapi blom fit banget. Waa gak enak banget… 🙁

Akhirnya tadi pagi niatan pergi ke Boromeus. Ke Boromeus yang paling gak enaknya tuh antrinya itu. Periksanya sich cepet. Antrinya itu yang lama. Sebenernya prosedurnya gak susah banget:

  • daftar ke bagian administrasi (bayar 1000 perak)
  • diperiksa ama bu dokter
  • ambil obat

Sakitnya sih gak aneh-aneh. Batuk pilek aja. Tapi cukup mengganggu aktivitas aja. Hiks… Ada pepatah bilang gini: “Banyak orang menggadaikan kesehatannya di masa mudanya, tapi harus membayarnya kembali di masa tuanya. ” Yang lebih parahnya lagi harus membayar beserta bunga-bunganya. 😀 Nah yang aku dapetin, selagi sehat ya jangan disia-siakan dengan melakukan hal-hal yang merusak kesehatan itu sendiri. Kapok ah…


me, sUpricak3p

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

Latest from Journal

Placeholder

Nokia Siemens Networks

Nokia, the Finnish telecom equipment giant, and Germany’s Siemens announced that they
Go to Top