Love The Way I Work

Tag archive

Indonesia - page 3

Indonesian DVDs Ubuntu Repository

in Article/Indonesia/Linux/Ubuntu by

Ubuntu Repository

One of problem using Ubuntu or another GNU/Linux distro is program installation. One package depends on another package(s) that you must install before, called “dependencies issue”. Ubuntu provides a suitable mechanism installation but it will be not suitable when we need Internet access to server repository. This situation will not be a problem for the people that have fast and cheap internet connection. However, for the people that have a slow and expensive Internet connection, it is a big problem. Personally, this situation is a big problem for me 🙁

Due to expensive Internet access, sound sad but it’s true 🙁 , the Indonesian Ubuntu community has had quite a unique approach to distribute the whole Ubuntu software package in DVDs. It’s a great idea for Indonesian Ubuntuholic. Huraay… ! 😀 This DVDs allowed you to install Ubuntu package(s) without the need for Internet access.

How to use DVDs Ubuntu repository?

You can use Command line interface or Synaptic way to install package(s) using DVDs repository.

Command Line Interface

  • Insert DVDs repo Ubuntu into your DVD-ROM, next type this following command:
  • sudo apt-cdrom add
  • Wait until finish packages scan
  • You can name DVD repository yourself, eg. Ubuntu-Main-Restricted
  • After finished, insert the next DVD and repeat step above

Synaptic:

  • Open Synaptic “System > Administration > Synaptic Package Manager”
  • In Synaptic Package Manager, choose “Settings > Repositories”, next “Add Cdrom” then insert DVD repository into DVD-ROM and wait until CD-ROM csan finished.

To install program type this command:

sudo apt-get install aplicationName

References

  • http://wiki.ubuntu-id.org/DistribusiDvdReposUbuntu
  • http://wiki.ubuntu-id.org/DistributorDvdReposUbuntu
  • http://asia.cnet.com/reviews/blog/toekangit/0,39056105,61953558,00.htm

Free Cellular Voucher

in Indonesia by

Pengin bagi pengalaman lucu yang terjadi hari ini. Pas pulsa di Hape udah cekak alias pas-pasan eh dapet pulsa gratis. Loch kok bisa? Bagaimana ceritanya?

Siang ini dapet sms. Ah itu khan bisa kalee. Pas dibuka ada pesen gini: “Selamat Anda telah melakukan pengisian pulsa sebesar 50.000 rupiah”. Ah bo’ongan kalee… Biasa khan kali aja ada penipuan model baru lagi. Hahaha… Yo wis setelah dicek, ternyata pulsaku emang nambah sebesar 50.000 rupiah. Padahal aku gak ngisi pulsa loch. Dalam hati sih seneng-senang aja dapet pulsa gratis. Operator selulerku kok baek banget ya, mau bagi-bagi pulsa gratis.

Salah kalee. Iya sich. Ada beberapa kemungkinan:

  • Emang ada bagi-bagi pulsa gratis dari operator,
  • Ada bagi-bagi pulsa gratis dari penyedia layanan isi pulsa,
  • ada temenku yang lagi baik yang mau ngasih pulsa gratis, kali aja dia mau ditelpon terus karena akunya gak ada pulsa, dianya mau isiin, waa siapa ya?
  • atau pulsa yang nyasar.

Terus gimana dunk. Mau ngecek darimana dan kemana? Kalau ada pulsa nyasar terus balikinnya gimana? Gak enak juga sih. Mungkin yang kehilangan pulsa, orang yang isi pulsa dengan salah nomor, pastinya sedih banget. Duit 50.000 rupiah lumayan khan. Nyarinya juga susah. Lumayan buat beli krupuk dapet berapa tuh 😉

Nah untungnya gak berapa lama ada yang nelpon. Dia bilang kalau salah isi pulsa. Nah leganya… Jadinya gak bingung lagi. Terus minta dibalikin pulsanya. Gimana caranya coba? Masalahnya operatorku gak ada fitur transfer pulsa (telkomsel – maaf saya sebut merek, ini bukan promosi loch 😀 ) Ya kalo saya ada duit dan bisa beliin dia pulsa untuk balikin pulsanya yang nyasar, kalau enggak, gimana dong? Mbok kalo bisa ada tambahan fitur transfer pulsa. Untuk jaga-jaga kalau kejadian ini terjadi. Pastinya gak mungkin cuman terjadi pada saya. Bisa terjadi pada semua orang. Namanya juga kesalahan yang tidak disengaja. Ya tho? 😀 Beruntung masih ada sedikit uang di ATM. Bisa balikin pulsa yang nyasar. Yo wis pengalaman yang menarik di hari ini.

Today is Mine

in Indonesia by

The reverent and worshipful fear of the Lord is the beginning and the principal and choice part of knowledge [its starting point and its essence]; but fools despise skillful and godly Wisdom, instruction, and discipline.

Sabtu lalu adalah hari milikku. Wess sombong banget… Ya enggak lah. Aku cuman mengutip slogannya LFM ITB kalo pas ada wisudaan, yaitu “Today is Yours”. Ya.. cuman berkata buat diri sendiri aja sich, “Today is Mine”.

Setelah sempet tertunda 4 bulan dan mencoba bangkit dari kegagalan, akhirnya bisa wisuda juga. Senangnya… Tapi bukan itu yang paling membuat hari itu serasa begitu menyenangkan. Hal yang paling indah adalah bisa berkumpul bersama keluarga untuk berbagi kebahagiaan. Akhirnya keinginan Bapak untuk maen ke Bandung kesampaian juga. Itu yang paling bikin plong.

Acara dapat berjalan dengan lancar dan sangat luar biasa. Ada berkat-berkat Tuhan yang datangnya tak terduga. bahkan lebih dari yang aku bisa bisa pikirkan dan bayangkan. Bisa sampai sejauh ini bukanlah atas usahaku sendiri. Kalau bukan karena rencana-Nya yang luar biasa, gak mungkin aku ada sebagaimana aku ada. Walaupun bukan jalan yang mudah, namun bukan berarti gak bisa dilalui. Sejak melangkahkan kaki ke kampus ini, bisa bertahan dalam perjuangan, bisa lulus, ada kesempatan untuk kuliah lagi, dan akhirnya selesai juga.

Gak ada yang dapat aku banggakan dari kampus ini selain bisa mengenal-Mu lebih dalam lagi. Bukan gelar ataupun status, tapi lebih daripada itu, bisa dibentuk seturut rencana-Mu adalah kebanggaanku. Mengalami pengalaman-pengalaman luar biasa bersama-Mu adalah saat-saat indah dalam hidupku. Gak ada hal lain yang bisa menggantikan itu semua. Setiap janji-Mu tidak ada yang kau ingkari. Engkau setia dan tidak pernah berubah; dahulu, sekarang, dan selamanya.

Kadang berpikir juga, napa ya harus tertunda segala. Kenapa gak lulus bulan Februari aja, kenapa gak gini, kenapa gak gitu? Inget iklan: “Tanya kenapa?” ya.. kalo gitu sih gak ada habisnya. kalo ditanya, aku juga gak ngerti. Tapi… belajar untuk percaya. Walaupun gak ngerti, tapi tetep percaya dan maju terus dalam iman. Cieee… Belajar untuk menjadi seorang “pelintas batas”. Batas ketidaktahuan, batas ketidakpercayaan, dan batas menunggu situasi yang nyaman. 🙂

Udahan ya share-nya. Makasih udah mau baca. Kalo gak setuju ama aku ya silahkan aja. Bebas-bebas aja kok. Otreh… Tetep semangat 😀

Catatan: Sebenernya mau bagi-bagi cerita lewat foto. Tapi kemaren lupa bawa kabel data jadi fotonya masih kebawa ke Yogya. Ntar ya foto-fotonya 🙂

Orang Paling Keren

in Indonesia by

Orang Paling Keren menjadi topik yang hangat bagi para blogger Indonesia saat ini. Banyak posting bahkan domain-domain yang bermunculan dengan memunculkan kata “orang paling keren”

Orang paling keren

Punya blog yang bisa menunjukkan kalau dia orang paling keren.

Orang paling keren

Tidak mesti berpenampilan layaknya sebagai orang paling keren.

Orang paling keren

Tidak suka dengan orang lain ngaku-ngaku sebagai orang paling keren. Tapi sering ngomong ke orang-orang sebagai orang paling keren.

Orang paling keren

Kalau ngobrol dengan orang paling keren, kata-kata yang paling sering muncul dari orang paling keren adalah orang paling keren.

Orang paling keren

Apalagi ya?

Orang Paling KerenPada awalnya saya bingung juga. Ngapain ni orang-orang kok suka benget dengan kata orang paling keren. Kata orang paling keren bahkan sering diulang-ulang dan sering kali kata orang paling keren malah bikin bingung. Selidik punya selidik ternyata lagi ada kontes SEO dengan kata orang paling keren.

Begini skenarionya: Silakan bikin blog, site, atau apapun yang menggunakan kata orang paling keren. Terus ntar siapa yang mendapat posisi pertama di Google dengan kata orang paling keren yang bakalan jadi juara kontes orang paling keren. Gak tahu hadiah kontes orang paling keren ini apaan ya? Gak tahu juga siapa yang gadain kontes orang paling keren ini.

Sebenernya gak usah bikin kontes orang paling keren. Ngapain juga capek-capek nulis tentang otang paling keren. Apalagi banyak-banyakan nulis dengan kata kunci orang paling keren. orang paling keren, orang paling keren, dan orang paling keren… selalu muncul berulang-ulang untuk ikutan kontes orang paling keren. Ngapain coba? Lha wong orang paling keren itu ya saya lah. Supriyadisw adalah orang paling keren. Predikat orang paling keren melekat setelah predikat cakep tentunya. Karena walaupun sudah banyak bermunculan orang yang ngaku orang paling keren, tetep saja supricakep. Otreh, ntar saya menang gak ya di kontes orang paling keren ini?

Saya ikutan bukan berarti hanya ikut-ikutan ngaku sebagai orang paling keren. Ini juga ingin membuktikan tulisanku tentang search engine optimization for wordpress beberapa hari yang lalu. Bisa gak teori itu dilakukan untuk memenangkan kontes orang paling keren. Mungkin gak bakalan kepilih sich, soale saya bukan anggota yang boleh ikutan. Jadi iseng aja mau meramaikan aja.

Maksud loch…

Klaten Diguncang Gempa

in Indonesia by

Ini adalah pengalaman yang penulis alami saat terjadi gempa tektonik yang menimpa wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Gempa terjadi pada hari Sabtu 27 Mei 2006 pukul 05.55 WIB dengan kekuatan 5,9 Skala Richter. Saat kejadian terjadi penulis sedang berada di Klaten yang merupakan wilayah yang juga terkena dampak gempa tersebut.

Kronologis Kejadian

04.00: Penulis tiba di kota Klaten dengan menggunakan kereta malam yang berangkat pukul 20.00 WIB dari Bandung. Tujuan awal pulang adalah menghadiri pernikahan rekan di Klaten dan ada beberapa hal yang harus dibereskan di Klaten 😀 Acara pernikahan jam 08.00 jadi masih ada cukup waktu untuk istirahat sebentar. Tiduran di ruang tengah tapi oleh bapak diminta pindah rada ke pinggir biar nyaman katanya.

05.55: Terbangun dan bingung kok semuanya bergoyang. Getaran kencang sekali dan seperti ada pesawat yang besar sekali. Genting di atap rumah mulai bergeser dan ada yang jatuh. Masih dalam keadaan setengah sadar dan ngantuk cepat-cepat membuka pintu depan tapi susah dibuka karena dikunci. Langsung keluar lewat pintu dapur. Saat di luar baru nyadar kalo bapak masih di dalam. Segera balik lagi barengan bapak keluar rumah. Orang-orang udah keluar rumah sambil teriak: “Lindu.. lindu…” Tunggu sampai suasana mereda. Masuk ke rumah dan periksa kerusakan yang diakibatkan oleh gempa tadi. Setelah diperiksa tidak ada kerusakan berat yang dialami. Tembok masih utuh hanya genting atap rumah yang melorot sehingga atap rumah jadi sebagian terbuka. Kondisi keluarga sehat semua. Puji Tuhan. Ada tembok di sebelah rumah yang roboh dan untungnya tidk ada orang yang tertimpa runtuhan tersebut. Listrik padam sehingga sulit mendapatkan informasi dari media elektronik kecuali radio saku yang menggunakan baterei.

08.00: Setelah semua kembali tenang, penulis pergi ke pernikahan rekan. Sampai di gereja, suasana masih sepi. Kayanya acaranya tertunda. Komunikasi seluler ke wilayah Yogyakarta mengalami kesulitan. Sehingga sulit melakukan kontak dengan orang yang berada di wilayah Yogyakarta.

Panik Isu Tsunami08.30: Suasana berubah menjadi sangat ramai. Banyak orang-orang yang keluar di jalan dan menuju ke utara sambil teriak: “Ada banjir…” Loch, banjir apaan nich?!?! Ternyata sudah mulai isu adanya tsunami. Walaah tsunami dari mana? Klaten-Yogya kira-kira 30 km, sedangkan Klaten dengan garis pantai selatan kira-kira 60an km. Nyampai Klaten gitu?!? Takutnya keluarga di rumah pada panik dan nyariin, penulis putuskan pulang aja dan berkumpul bersama keluarga. Sampai di rumah dengerin berita di radio dan ternyata isu tsunami tidak benar. Tapi orang-orang udah pada panik. Paling tidak sudah berhasil menenangkan tetangga sebelah dan cukup membuat mereka tenang 😀

09.30: Kembali ke gereja untuk acara pernikahan. Acara berjalan dengan lancar dan bahagia. Selamat yee… 😀

10.15: Udah tidur lagi soalnya masih capek. Terjadi gempa susulan yang pertama. Kekuatannya tidak sebesar guncangan yang pertama. Tapi cukup membangunkan penulis dan segera lari keluar rumah.

11.24: Udah mau tidur siang. Tapi terjadi lagi gempa susulan yang ketiga. Tapi lebih kecil lagi dari gempa susulan yang kedua. Listrik sudah menyala sehingga bisa melihat berita di televisi.

12.00: Sudah “kagok” gak tidur sekalian. Penulis putuskan pergi ke Yogyakarta ke rumah sepupu yang berada di Berbah Sleman letaknya di belakang Bandara Adi Sucipto Yogyakarta. Sepanjang perjalanan penulis melihat dampak gempa yang terjadi pagi ini. Rumah Sakit Tegalyoso penuh dengan pasien korban gempa. Bahkan karena melebihi kapasitasnya, pasien terpaksa dirawat di luar rumah sakit. Jalan-jalan masih ramai ke arah luar Yogya terutama mobil ambulance dan kendaraan yang membawa korban gempa. Semakin mendekati wilayah Yogya, semakin berat kerusakan yang dapat terlihat. Gapura candi Prambanan yang merupakan tanda perbatasan antara Klaten-Yogya berantakan. Walaupun tidak rata dengan tanah. Rumah Sakit Panti Rini Yogyakarta juga mengalami kelebihan kapasitas. Tempat tersebut sangat ramai dan banyak ambulance yang keluar-masuk area rumah sakit.

12.30: Sampai di rumah sepupu tapi kok sepi sekali ya… Ternyata mereka semua berkumpul di rumah orang tua yang letaknya tidak terlalu jauh dari rumah sepupu. Beruntung rumah tidak mengalami banyak kerusakan. Genting rumah melorot, bagian teras rumah ada yang retak tapi tidak terlalu besar, dan bagian dapur ada yang ambrol. Untungnya tidak ada anggota keluarga yang tertimpa reruntuhan. Banyak pagar rumah di wilayah tersebut yang ambrol.

15.00: Pergi ke kota Yogya untuk menemui seorang teman. Dia berada di wilayah Jalan Kaliurang km 5. Di wilayah tersebut tidak terlalu parah mengalami kerusakan. Jalan-jalan di Yogya sudah tidak kacau dan masih didominasi oleh kendaraan pembawa korban gempa.

16.00: Penulis memutuskan kembali ke Klaten. Mulai jam inilah antrian di SPBU terjadi. Banyak warga yang antri untuk mendapatkan bahan bakar untuk kendaraan mereka. Mereka mungkin kehabisan bensin akibat tadi sempet panik karena isu tsunami sehingga bahan bakar mereka habis atau untuk persiapan jika kemungkinan lain yang bisa saja terjadi sehingga mereka siap untuk mengungsi.

Tenda Darurat 16.30: Sampai di rumah dan terus melihat perkembangan yang terjadi. Rumah belum diberesin karena khawatir masih ada gempa susulan lagi. Jadi menunggu sampai situasi benar-benar aman. Mulai banyak sms yang datang dari rekan-rekan yang menanyakan keadaan keluarga di Klaten. Waa… terima kasih untuk perhatian rekan-rekan semua. Jadi terharu hiks… Dari berita yang diperoleh, daerah Klaten yang paling parah akibat gempa adalah daerah Prambanan, Wedi, Bayat, Gantiwarno, di mana wilayah tersebut dekat dengan wilayah Yogyakarta. Di wilayah tersebut banyak rumah-rumah yang rata dengan tanah sehingga warga terpaksa tinggal di luar rumah dengan alat seadanya. Listrik padam, sehingga warga membuat penerangan ala kadarnya dan membakar ban bekas untuk penerangan di jalan-jalan. Kondisi sangat memprihatinkan apalagi sore dan malam harinya hujan turun dengan deras.

Bantuan yang sangat mereka perlukan antara lain selimut, tenda darurat, makanan cepat saji, obat-obatan, dan alat-alat yang bisa digunakan untuk membersihkan reruntuhan bangunan. Bantuan dan kepedulian sekecil papun dari kita sangat berarti buat mereka.

Link Terkait

Catatan: Foto di atas didapat dari file yang ada di komputer di sebuah warnet di Klaten. Foto ditampilkan tanpa seijin pemiliknya.

Travel Bandung-Jakarta

in Article/Indonesia by

Tol Cipularang

Dengan kehadiran jalan tol Cipuralang, membawa dampak yang cukup beragam bagi kota Bandung. Muncul ide-ide bisnis baru yang memanfaatkan jalur tol ini. Salah satunya adalah bisnis perjalanan atau yang biasa disebut travel. Peluang yang ingin ditangkap adalah kota Jakarta yang merupakan pusat bisnis atau perkantoran sedangkan kota Bandung adalah kota wisata dan belanja yang asyik (bagi yang banyak duit tentunya).

Tol ini mempersingkat waktu tempuh yang diperlukan jika kita ingin bepergian dari Bandung ke Jakarta atau sebaliknya. Dulunya perjalanan yang memerlukan waktu lebih dari 3 jam dengan jalan yang berliku-liku dan padat, sekarang bisa dicapai dengan waktu 2 jam dan dengan jalan yang lebih nyaman. (Ini relatif sebab banyak yang berpendapat kalau tol Cipularang gak senyaman tol pada umumnya). Dengan waktu yang lebih singkat, dalam bisnis merupakan satu nilai tambah, sebab waktu yang dimiliki tidak habis di jalan dan bisa dipergunakan untuk melakukan hal lain yang lebih menguntungkan. (Jadi ingat pendapat orang bisnis: Time is Money :D).

Bisnis Travel

Sampai saat ini banyak bermunculan bisnis travel di Bandung. Pada umumnya travel adalah layanan antar jemput penumpang. Maksudnya adalah agent travel menjemput penumpang dan mengantarkan penumpang tersebut sampai ke tujuan. Keuntungannya adalah:

  1. Penumpang tidak perlu datang ke agent travel, cukup duduk-duduk di rumah sambil ngopi 😀 dan travel bakalan menjemput
  2. Penumpang tidak perlu pusing mau naik apa ke tujuan, apalagi jika penumpang tidak paham rute jalan di kota yang dituju. Misal orang Bandung yang pergi ke Jakarta dan gak ngerti Jakarta. Cukup satu travel maka sampai ke tujuan. Istilahnya adalah diantar sampai pintu tujuan.

Tapi tentu ada kekurangannya:

  1. Jika penumpang tidak pesen satu mobil secara penuh, artinya bayar satu mobil, maka akan ada penumpang lainya. Hal ini cukup merepotkan karena penumpang harus bersabar untuk ikut menjemput penumpang yang lain.
  2. Pada saat tiba di tujuan, penumpang juga harus ikut mengantarkan penumpang lain. Waa kaya gini ini yang bikin males. Kalau tempatnya berdekatan tentu bukan masalah, tapi kalau tempatnya jauh? Waa malah makan waktu yang lama.

Travel model kaya begini cocoknya untuk penumpang yang tidak buru-buru, nyantai, dan tujuannya pengin jalan-jalan doang. Bagi para pelaku bisnis, kayanya gak cocok.

Ada travel model lain yaitu point-to-point travel. Walah kaya istilah jaringan komputer ajah. Jadi travel ini kaya bis, berangkat dari satu tempat dan berhenti di tempat lain yang menjadi tujuannya dan begitu sebaliknya. Kalo bis khan berangkat dari terminal Bandung trus berhenti di terminal Jakarta dan sebaliknya. Nah model kaya gitulah 😀

Keuntungan dari point-to-point travel:

  1. Penumpang tidak perlu ikut menjemput penumpang lain. Penumpang cukup datang ke tempat pemberangkatan (pool) dan berangkat sesuai jadwal yang dipesan.
  2. Penumpang tidak perlu ikut mengantar penumpang lain. Begitu sampai di tempat perhentian, ya sudah daagh… Tapi kalo dapet kenalan di dalam travel dan pengin jalan bareng ya terserah sich. Bisa juga tuh. Heheheh… 😀
  3. Tarif relatif lebih murah daripada yang model antar-jemput.

Kekurangannya adalah:

  1. Penumpang harus datang sendiri ke tempat pemberangkatan. Kalo gak tepat waktu bisa langsung ditinggal.
  2. Cukup merepotkan untuk penumpang yang tidak terlalu paham jalan kota tujuan seperti yang sudah penulis jelaskan di atas. Penumpang harus mencari sendiri angkutan lain untuk sampai ke tujuan. Paling mudah sich pakai taxi aja. Tapi mahal 🙁

Point-to-point travel cocok untuk para pelaku bisnis yang tidak cukup punya banyak waktu (aih.. sibuk kali pun), perlu sarana transportasi yang cepat, dan pakai travel bukan untuk jalan-jalan 😀 Dari pengalaman penulis, banyak usaha yang ada di Bandung dan kliennya banyakan di Jakarta. Termasuk Clarisense Digital Media Heheheh… 😀 Jadi travel semacam ini banyak membantu dalam proses bisnis.

Tips

Persaingan antar travel semakin ketat aja. Dulunya gak terlalu banyak, tapi sekarang banyak pisan euy. Tinggal pilih aja. Para pemilik travel harus smart dan inovatif dalam menanggapi hal ini, usulan aja nich:

  1. Perbaikan mobil dan interiornya agar tetap nyaman selama perjalanan.
  2. Ada fasilitas-fasilitas khusus yang diberikan kepada penumpang yang tidak diberikan oleh travel lainnya. Misalnya beli 10 tiket gratis 1 tiket, diskon bagi kalangan mahasiswa, gratis makan siang (ini kayanya belum ada dech), dan sebagainya.
  3. Perlu diadakan gebrakan khusus, misal pada hari-hari tertentu harganya lebih murah atau fasilitasnya ditambah.
  4. Perlu adanya corporate rate bagi perusahaan yang mau diajakin kerjasama. Hal seperti ini pastinya akan menguntungkan kedua belah pihak.
  5. Pelanggan lama tetap dijaga. Jangan mentang-mentang udah banyak pelanggan baru, e.. pelanggan lama malah dilupain. Jangan bikin jadi “il-feel” dech. Pengalaman pribadi sich… 😀

Beberapa tips untuk penumpang travel:

  1. Jika keberangkatan sudah direncanakan, pastikan sudah pesan tempat. Pilih posisi tempat duduk yang paling nyaman. Menurut penulis, jika kapasitas mobil sepuluh penumpang, yang enak tuh nomor 1 atau 7. Kalo nomor 1 enaknya bisa lihat-lihat pemandangan sekitar tol, dengan catatan berangkatnya selain malam hari. Tapi perlu diwaspadai perilaku sopir juga. Jika ugal-ugalan, nomor 1 yang paling beresiko 😀 Kalo nomor 7 enak buat tidur Huahahaha… 😀
  2. Cari travel yang pool tujuan terdekat dengan tujuan kita. Hal ini akan mengurangi ongkos perjalanan dalam kota. Kalo bisa sich minta dijemput oleh klien aja Hehehehe…
  3. Pastikan tidak terjebak dengan kemacetan kota Jakarta. Titik-titik macet yang sering terjadi adalah di pintu masuk Tol Pondok Gede Timur, pintu masuk tol dalam kota, dan jalan-jalan protokol di Jakarta. Jika dimungkinkan hindari berada di tempat tersebut pada jam-jam sibuk.
  4. Pastikan sudah ke kamar kecil sebelum naek travel. Karena sepanjang tol Cipularang susah ditemukan adanya kamar kecil. Gak enak banget kalo naek travel sambil sepi alias sesak pipis 😀
  5. Cari travel yang sesuai selera. Misalnya mau murah, mau yang nyaman, mau yang eksklusif, ya terserah pilihan kita masing-masing.

Referensi

Berikut ini beberapa travel yang berhasil penulis kumpulkan. Penulis tidak mempromosikan mereka, tapi bisa digunakan sebagai referensi jika mau pergi ke Bandung atau ke Jakarta lewat Cipularang.

X-Trans

Jadwal:

  1. Bandung (The Promenade, Jl. Cihampelas No. 119C) – Tomang (Buana Bakery, Jl. Mandala Raya No. 28B): 05.30, 09.30, 12.30, 15.30, 19.30
  2. Bandung (The Promenade, Jl. Cihampelas No. 119C) – Jakarta (Jln. Blora): setiap 1/2 jam dari pukul 04.00 s/d 22.00
  3. Bandung (The Promenade, Jl. Cihampelas No. 119C) – Pondok Indah: setiap jam dari jam 06.00 s/d 21.00
  4. Bandung (The Promenade, Jl. Cihampelas No. 119C) – Bintaro Trade Centre (O’kz cafe) via Pondok Indah: 06.00, 08.00, 10.00, 12.00, 14.00, 16.00, 18.00, 20.00
  5. Bandung (The Promenade, Jl. Cihampelas No. 119C) – Kelapa Gading/Pulo Mas (Rest Sederhana, Jl. Kayu Putih raya No. 1): 05.00, 09.00, 12.00, 15.00, 19.00
  6. Bandung (The Promenade, Jl. Cihampelas No. 119C) – jatiwaringin (LeZatte bakery): 05.00, 08.00, 11.00, 14.00, 17.00, 20.00
  7. Bandung Selatan (Hotel Marala), Jl. Raya Pelajar Pejuang 114 via The Promenadeke Jl. Blora: 05.15, 09.15, 13.15, 16.15, 19.15
  8. Bandung (The Promenade, Jl. Cihampelas No. 119C) – Bandara Cengkareng: langsung 02.00, 04.00. Jl. Blora – Cengkareng: 09.00, 11.00, 13.00, 15.00, 17.00, 19.00 dan sebaliknya: 08.00, 10.00, 12.00, 14.00, 16.00, 18.00, 20.00

Telepon:

  1. The Promenade, Jl. Cihampelas No. 119C: 022-2061077
  2. Bandung Selatan: 022-70840555
  3. Jl. Blora: 021-3150555
  4. Pondok Indah: 021-7513806, 021-70735553
  5. Bintaro: 021-75816429, 021-70771113
  6. Kelapa Gading: 021-70725552, 021-92745555
  7. Jatiwaringin: 021-70333336, 021-92705555
  8. Tomang: 021-56942595, 021-93765555

Keunikan:

Diskon bagi mahasiswa dengan menunjukkan kartu mahasiswa. Bagi mahasiswa ITB dan Unpar diskonnya lebih gede. Hore… Tapi khusus S1 Hiks…

Cititrans

Jadwal:

  1. Layanan reguler: Bandung (Dipati Ukur No. 53 sebelah SPBU Dipati Ukur) – Jakarta (Club Store belakang BEJ) PP
  2. Layanan Airport: Bandung – Cengkareng

Berangkat setiap jam.
Telepon:

  1. Bandung: 022-91190300, 022-70355300
  2. Jakarta: 021-92796222, 021-68400846

Keunikan:

  1. Satu mobil berisi 6 tempat duduk.
  2. Beli sepuluh tiket gratis satu tiket.

DayTrans

Jadwal:

Bandung (Hotel Nalendra Jl. Cihampelas) – Jakarta (Jl. Karet Pasar Baru Barat No. 14D, (Karet Bivak) Deretan Wisma Dharmala): 05.00, 06.00, 07.00, 09.00, 10.00, 11.00, 13.00, 14.00, 16.00, 17.00, 18.00, 20.00

Telepon:

  1. Bandung: 022-70256767, 022-91236767
  2. Jakarta: 021-68556767, 021-93366767

Keunikan:

Harga spesial untuk mahasiswa, lansia, dan TNI

Sumber: Dari brosur masing-masing travel.

Bandung: Siaga Sampah

in Article/Indonesia by

“Sampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses . “ – sumber Wikipedia.
Berdasarkan sifatnya sampah dapat dikelompokan menjadi dua, yaitu:

  • Sampah organik
  • Sampah anorganik

Kota Bandung dan Sampahnya

Tamansari Saat ini kota Bandung sedang menghadapi masalah yang serius soal sampah. Banyak sampah yang berserakan di sudut-sudut kota bahkan di jalanan kota Bandung. Sejauh pengamatan penulis, trotoar dan jalur hijau sudah beralih fungsi menjadi tempat menimbun sampah. Jika kita jalan dari arah Dago ke bawah, maka di jalur hijau ada tumpukan kantong-kantong sampah yang tidak tahu sampai kapan ada di situ. Di daerah Pasteur ada tumpukan sampah yang sudah menggunung segede truk sampah. Lebih parah lagi kalo kita ke Taman Sari. Ironis memang apalagi Taman Sari khan deket Kampus ITB.

Dampak yang Ditimbulkan

Keadaan ini tentu saja akan mengakibatkan hal-hal seperti:

  1. Mengganggu pemandangan. Kalo jalan-jalan di kota Bandung maka akan merasa tidak nyaman dengan melihat sampah di mana-mana. Predikat kota Bandung sebagai Kota Kembang kayanya bakalan berubah menjadi Kota Sampah.
  2. Menimbulkan bau yang tidak sedap. Ini dikarenakan tumpukan sampah tersebut pastinya akan menimbulkan bau yang tidak enak apalagi kalo kena air hujan. Waa makin busuk aja baunya.
  3. Mengganggu kesehatan. Sampah menjadi sarang penyakit. Banyak lalat dan hewan lainnya yang bisa menyebarkan berbagai penyakit ke kota Bandung. Ngeri juga kalo tahu-tahu ada wabah penyakit di kota Bandung akibat sampah.
  4. Menurunkan pendapatan warga kota Bandung. Bagi warga kota Bandung yang membuka warung di pinggir jalan, tentunya akan sangat terasa sekali. Bayangkan saja pasti kita merasa gak nyaman kalo masuk ke warung tapi di deketnya ada tumpukan sampah dengan bau yang tidak sedap.
  5. Menimbulkan banjir. Walaupun sudah mulai memasuki musim kemarau, tapi sesekali masih turun hujan juga di kota Bandung. Jika sampah yang menumpuk di pinggir jalan terbawa aliran air hujan, maka akan menyumbat saluran air. Tentunya akan berakibat banjir. Bayangin aja bisa-bisa terjadi genangan air sampah di kota Bandung. Iiih… ngeri…

Penyebab

Pasteur Penyebab utama masalah sampah ini adalah kota Bandung yang tidak memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA) lagi. Hal ini disebabkan ditutupnya TPA Leuwi Gajah beberapa waktu yang lalu karena sudah dianggap melebihi kapasitas. Saat ini Pemerintah Kota bandung masih mengalami kesulitan dalam mencari lahan yang dapat dijadikan TPA. Masalahnya adalah penolakan warga sekitar yang merasa terganggu dan enggan jika wilayahnya dijadikan TPA.

Alternatif Solusi

Solusi yang umum digunakan untuk mengatasi masalah sampah adalah solusi Landfill, yaitu menampung sampah dalam satu tempat. Sampah tersebut diambil oleh pemulung dan sisanya dibakar atau ditimbun untuk waktu yang lama. Solusi Landfill bukan merupakan alternatif yang sesuai, karena landfill tidak berkelanjutan dan menimbulkan masalah lingkungan (sumber Walhi). Alternatif solusi yang ditawarkan adalah:

  • Meminimalkan sampah yang dihasilkan oleh masyarakat.
    Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan barang-barang yang masih bisa digunakan dan tidak langsung dibuang atau dijadikan sampah.
  • Sampah yang dibuang harus dipilah.
    Sampah diplah berdasarkan jenisnya, misalnya saja dibagi dua yaitu sampah organik dan sampah anorganik.
  • Tiap warga diharapkan mengelola sampahnya sendiri.
    Misalnya dengan menimbun sampah di sekitar lingkungannya sendiri. Namun hal ini akan sulit dilakukan untuk wilayah yang padat karena lahan yang kosong sulit ditemukan. Solusinya bisa dengan kerjasama antar wilayah untuk menangani sampah.

Sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah kota. Namun sampah juga merupakan tanggung jawab masyarakat penghasil sampah itu sendiri. Adanya masalah sampah ini dapat diambil hal positifnya. Mungkin selama ini kita gak pernah peduli dengan sampah. Kita beraktivitas, menghasilkan sampah, ya udah buang aja. Gak peduli kemana perginya sampah kita. Kita tahunya beres dan nyaman. Padahal pengelolaan sampah gak semudah itu. Tanpa mengelolaan yang baik dan tepat, sampah akan menimbulkan masalah yang serius baik masa kini maupun masa yang akan datang.

Ayo Bandung kembalilah ke predikat Kota Kembang bahkan jauh lebih baik lagi dari masa yang sudah-sudah. 😀

Catatan: Foto sampah sengaja diperlihatkan bukan untuk membuat pembaca merasa mual atau tidak nyaman. Namun demikianlah kenyatan yang saat ini terjadi. Memang memprihatinkan dan patut mendapat perhatian serius. Terima kasih.

My Last Long Weeked

in Indonesia by

Ini adalah pengalaman long weekend-ku yang kemaren. Tanggal 8 – 10 April 2006. Napa disebut long weekend coba. Karena ada beberapa hari libur yang berurutan dan terjadi di akhir minggu. Malah Senin kemaren juga libur juga. Hehehe….

Hari pertama

Pertama pergi ke nikahannya Kak Lina Farmasi ITB angkatan 1996. Sebenernya ikutan aja sich karena diajakin Kak Vina, Riris, dan Kak Lenny. Sebenernya udah siap-siap menghabiskan makanan di sana. Tapi… malah diajakin makan di Simpang dago coba. Hehehe… Kata kaka Vina ama Riris, mereka kangen ama makanan di simpang dago. Ya udah akhirnya gak jadi makan kenyang dech hiks… Tapi gak apa2 kok. Seru juga makan di Dago. Jadi inget jaman dulu ketika masih seru-serunya di bandung bareng mereka dan makan di Dago. Maunya di simpang dago, tapi pedagangnya udah banyakan yang digusur tuh, akhirnya beralih ke Dipati Ukur. Makan sate padang yang katanya sich enak. Aku blom pernah coba sich. Akhirnya makan juga di situ. Nyam… nyam….

Hari Kedua

nAmpang rame-rame Udah janjian ama Kak Vina ama Riris untuk ketemu di perpus pusat ITB untuk melanjutkan liburan di Bandung. Tapi akunya harus pergi ke nikahan Mas Yadi (temen kantor) dulu. Jauh lagi… di Ujung Kulon.. eh salah di Ujung Berung 😀 Tapi ada hasilnya juga tuh. Akhirnya bisa mendapatkan pinjaman kamera digitalnya mas Ndung. Waa senangnya… Soale aku mendapat tugas untuk mencari kamera nich. Hehehehe… Baru selesai acara jam 2an. Sebenernya udah males pergi nich. Kak Vina-nya maksa tuh. Paling maksa sich cuman pengin dapet kameranya sich 🙁 Ya udah niatin ajah.
Ketemuan ama mereka (Riris, bang Bambang, bang Renhat, kak Vina) langsung di Ci-Walk. Waa rame juga sich. Maklumlah hari libur sich. Cuman hang-out (bergantungan di luar) Hahaha… 😀
Udah mulai lapeer akhirnya ke food court-nya. Pada mau beli es cendol aja. Mosok di sono cuman makan cendol ya? Gak elit banget Hehehehe… Aku makan zupa soup, apaan tuh aku juga gak ngerti. Pengin aja sich. Mumpung ada yang traktir Heheheh…
Habis itu jalan lagi. Penginnya mau beli ayam cola di simpang dago (kok simpang dago lagi sich?) tahu tuh penginnya riris.. 😀 tapi pas mau beli, kok malah ririsnya mau pulang? Bingung aku… Napa sich Ris?

Hari Ketiga

dAag see next long weekend Mereka mau balik ke Jakarta. Aku nganterin Kak Vina ke stasiun. Tapi beli ole2 dulu di Cihampelas. Tapi masak aku gak dikasih ya? Hiks… Sampai di stasiun foto2. Dan akhirnya mereka pulang kembali bekerja di Jakarta.
Daag… CU again…, kata mereka…


me, sUpricak3p

Maen ke Tangkuban Perahu

in Indonesia by

Hari ini akhirnya bisa jalan-jalan juga. Udah niatan dari dulu-dulu pengin jalan-jalan. Sebenernya ada waktu sich, tapi males aja kalo cuman sendirian. Hiks… Tapi akhirnya diniat-niatin juga sich. Pengin refreshing aja sich. Udah bosen aja masak ketemu ama monitor dan komputer melulu. Heheheh…Niatan pertama cuman sampai Lembang doank. Puterin kota Lembang terus langsung balik. Tapi kok kayanya tanggung aja sich. Ya udah langsung tancap aja ke Tangkupan Perahu 😀

Seperti yang udah diduga awalnya kena macet juga. Paling parah di daerah Gerlong. Waa gak tahu tuh ada apaan kok bisa macet kaya gitu. Aku kira sampai atas kaya gitu macetnya, hampir aja langsung balik tuh.. tapi ya udah lah maju terus… Ternyata abis ledeng sudah lancar kembali. Bisa kenceng jalannya. Waa asiik banget…

Terus sampainya di Tangkupan Perahu baru nambah dech asiknya. Duingiiin… Jadi inget pertama kali ke Bandung dulu. Hiks… Tapi jadi segeer dech. Sebenernya simple sich disana, cuman mau jalan-jalan sekalian lihat kawah Tangkupan Perahu. Masa’ udah hampir 7 tahun di Bandung blom pernah nyampe sana Heheheh…

Setelah rada bosen akhirnya balik juga ke Bandung. Ntar mau jalan-jalan lagi dech. Tapi gak tahu ke mana. Ada ide?


me, sUpricak3p

Ticket Tangkuban Perahu

Catatan: Berhubung blom punya kamera digital. Jadi gak bisa photo-photo nich. Hiks… Jadi aku scan aja tiket masuknya. Hehehee…

Go to Top